Presiden Prabowo Hubungi Abbas dan Anwar Ibrahim di Lebaran

Presiden Prabowo Hubungi Abbas dan Anwar Ibrahim di Lebaran

marketingcollections – Presiden RI Prabowo Subianto menghubungi sejumlah pemimpin negara dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Silaturahmi ini dilakukan untuk menjaga kedekatan dan memperkuat kerja sama antarnegara. Presiden menyapa Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat dihubungi di Jakarta, Senin (23/3), menyebutkan dua tokoh lainnya. Presiden Prabowo juga menelepon Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi. Selain itu, Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed juga mendapat sambungan telepon.

“Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan dan memperkuat kerja sama antarnegara, khususnya di momentum Hari Raya yang penuh makna,” jelas Teddy Indra.

Tidak hanya itu, Presiden Prabowo juga melaksanakan silaturahmi dengan para pemimpin negara Muslim. Komunikasi ini dilakukan usai bermalam takbiran di Sumatra Utara pada Jumat (20/3). Presiden juga melaksanakan Shalat Idul Fitri di Aceh. Halalbihalal bersama masyarakat digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Sabtu (21/3).

Selain keempat pemimpin yang telah disebutkan, Presiden juga menghubungi sejumlah kepala negara lainnya. Presiden Republik Turki Recep Tayyip Erdogan menjadi salah satu yang dihubungi. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga mendapat sambungan telepon. Raja Abdullah II dari Kerajaan Yordania turut menjadi bagian dari silaturahmi ini. Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman juga dihubungi Presiden.

Momen Idul Fitri menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan bilateral. Komunikasi ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam menjalin kerja sama internasional. Presiden Prabowo secara konsisten membangun komunikasi dengan pemimpin negara sahabat. Kedekatan personal ini diharapkan memperkuat kerja sama di berbagai bidang.

Para pemimpin negara yang dihubungi merespons positif silaturahmi ini. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian dan inisiatif Presiden Prabowo. Momen Idul Fitri menjadi ajang saling mendoakan kebaikan antarnegara. Hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara Muslim terus diperkuat. Langkah ini sejalan dengan kebijakan luar negeri yang aktif dan berpihak.

“Baca Juga : Polri: Arus Balik ke Jakarta Meningkat Bertahap”

Presiden Prabowo Sapa Sejumlah Pemimpin Negara di Momen Idul Fitri

Presiden RI Prabowo Subianto menghubungi sejumlah pemimpin negara dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Silaturahmi ini dilakukan untuk menjaga kedekatan dan memperkuat kerja sama antarnegara. Presiden menyapa Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat dihubungi di Jakarta, Senin (23/3), menyebutkan dua tokoh lainnya. Presiden Prabowo juga menelepon Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi. Selain itu, Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed juga mendapat sambungan telepon.

“Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan dan memperkuat kerja sama antarnegara, khususnya di momentum Hari Raya yang penuh makna,” jelas Teddy Indra.

Menurut Seskab, momen silaturahmi melalui sambungan telepon itu bukan sekadar tradisi. Ini juga menjadi bukti eratnya persaudaraan antara Indonesia dengan negara-negara Muslim lainnya. Komunikasi ini mencerminkan hubungan yang kuat dan berkelanjutan.

Tidak hanya itu, Presiden Prabowo juga melaksanakan silaturahmi dengan para pemimpin negara Muslim. Komunikasi ini dilakukan usai bermalam takbiran di Sumatra Utara pada Jumat (20/3). Presiden juga melaksanakan Shalat Idul Fitri di Aceh. Halalbihalal bersama masyarakat digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Sabtu (21/3).

Selain keempat pemimpin yang telah disebutkan, Presiden juga menghubungi sejumlah kepala negara lainnya. Presiden Republik Turki Recep Tayyip Erdogan menjadi salah satu yang dihubungi. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga mendapat sambungan telepon. Raja Abdullah II dari Kerajaan Yordania turut menjadi bagian dari silaturahmi ini. Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman juga dihubungi Presiden.

Sekretariat Presiden dalam siaran resminya, Minggu (22/3), menjelaskan makna dari silaturahmi ini. Momen yang dilakukan Presiden Prabowo menegaskan peran Indonesia. Indonesia hadir sebagai jembatan persatuan bagi dunia Islam.

“Momen ini menjadi penegasan bahwa Indonesia tidak hanya hadir sebagai negara Muslim terbesar, tetapi juga sebagai jembatan persatuan yang membawa pesan damai, kerja sama, dan harapan bagi dunia Islam. Idul Fitri pun menjadi lebih dari sekadar perayaan, tetapi sekaligus sebagai ruang diplomasi, penguat ukhuwah, dan simbol komitmen Indonesia untuk terus merajut persatuan global,” demikian siaran resmi Sekretariat Presiden RI.

Momen Idul Fitri menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan bilateral. Komunikasi ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam menjalin kerja sama internasional. Presiden Prabowo secara konsisten membangun komunikasi dengan pemimpin negara sahabat. Kedekatan personal ini diharapkan memperkuat kerja sama di berbagai bidang.

Para pemimpin negara yang dihubungi merespons positif silaturahmi ini. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian dan inisiatif Presiden Prabowo. Momen Idul Fitri menjadi ajang saling mendoakan kebaikan antarnegara. Hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara Muslim terus diperkuat. Langkah ini sejalan dengan kebijakan luar negeri yang aktif dan berpihak.

Baca Juga : Polres Ciamis Hibur Pemudik dengan Musik di Rest Area

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *