Kodam XXI Perkenalkan Aplikasi Lapor Pangdam

MarketingCollections.com -Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi memperkenalkan aplikasi Lapor Pangdam sebagai sarana keterbukaan informasi dan partisipasi publik. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan masyarakat menyampaikan laporan secara langsung dan transparan.

Kristomei menjelaskan bahwa masyarakat dapat melaporkan kinerja Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah masing-masing. Laporan tersebut menjadi bahan evaluasi internal Kodam XXI. “Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat menyampaikan laporan terkait kinerja Babinsa,” kata Kristomei di Bandarlampung, Kamis.

Selain kinerja aparat, aplikasi ini juga membuka ruang pelaporan berbagai persoalan lingkungan. Masyarakat dapat menyampaikan informasi terkait jalan rusak, jembatan putus, hingga permasalahan sosial lainnya. Kodam XXI menilai partisipasi masyarakat penting dalam menjaga stabilitas wilayah.

Menurut Kristomei, setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara bertahap. Kodam XXI akan mengoordinasikan laporan tersebut dengan pemangku kepentingan terkait. “Laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti dan kami hubungkan dengan pihak terkait agar segera ditangani,” ujarnya.

Baca juga:“Rupiah Berpeluang Menguat Seiring Sorotan Terhadap Intervensi AS pada The Fed”

Kodam XXI Dorong Kebijakan Daerah Berbasis Data Lewat Aplikasi Digital

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan pentingnya kebijakan pemerintah daerah berbasis data yang akurat. Ia menyebut pengambilan keputusan harus didukung informasi terukur agar manfaatnya dirasakan masyarakat luas.

Kristomei menjelaskan bahwa Kodam XXI mengembangkan Aplikasi Centurion 21 dan Lapor Pangdam sebagai sumber data lapangan. Data tersebut dihimpun langsung dari masyarakat dan aparat teritorial. “Data yang dikumpulkan dapat dimanfaatkan pemerintah daerah dalam pengambilan kebijakan,” kata Kristomei.

Menurutnya, integrasi data dari aplikasi digital akan membantu pemerintah daerah memetakan persoalan secara lebih presisi. Informasi yang valid dapat mempercepat penanganan masalah infrastruktur, sosial, dan keamanan wilayah. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dibanding keputusan berbasis asumsi.

Kodam XXI Gandeng Perguruan Tinggi Perkuat SDM Prajurit dan Mahasiswa

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan komitmen Kodam XXI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di wilayah teritorialnya.

Kristomei menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka peluang prajurit TNI melanjutkan pendidikan formal di perguruan tinggi. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi akademik dan profesionalisme prajurit. Peningkatan kapasitas SDM dinilai penting menghadapi tantangan tugas teritorial yang semakin kompleks.

Selain itu, kolaborasi tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung di lapangan. Mahasiswa dapat mengikuti program Kuliah Kerja Nyata di wilayah binaan Kodam XXI. Kegiatan ini memungkinkan mahasiswa memahami persoalan sosial dan pembangunan secara nyata.

“Kolaborasi ini akan menciptakan sinergi antara TNI, mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah daerah,” kata Kristomei. Ia menilai keterlibatan lintas unsur akan mempercepat penyelesaian masalah di tingkat lokal. Program ini juga memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat.

Baca juga:“Kelelawar Jadi Penular Utama Virus Nipah di Indonesia”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *