Freelander 8 Bukukan 10.000 Pesanan Awal dalam 48 Jam

Freelander 8 Catat 10.000 Pesanan Awal dalam 48 Jam

Pra-Penjualan Freelander 8 Tembus 10.000 Pesanan

Freelander 8 mencatat lebih dari 10.000 pesanan awal hanya dalam 48 jam setelah Chery Jaguar Land Rover (Chery-JLR) membuka layanan pra-penjualan pada 14 Agustus 2026. Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat pasar terhadap SUV elektrifikasi terbaru dari merek Freelander.

Menurut laporan CarNewsChina pada Senin (17/8), Freelander 8 hadir dalam konfigurasi lima dan enam kursi. Versi lima kursi ditawarkan mulai 339.900 yuan atau sekitar Rp901 juta, sedangkan varian enam kursi dibanderol mulai 349.900 yuan atau sekitar Rp928 juta.

Freelander beroperasi sebagai merek independen di bawah perusahaan patungan Chery-JLR. Meski memiliki keterkaitan dengan Jaguar Land Rover, Freelander 8 tidak menggunakan emblem Land Rover pada bagian eksterior.

Freelander 8 Mengandalkan Teknologi EREV 800 Volt

Freelander 8 mengusung teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV). Sistem tersebut menggabungkan mesin pembangkit listrik dengan motor listrik untuk menghasilkan sistem penggerak yang tetap mengutamakan tenaga listrik.

SUV ini menggunakan arsitektur EREV 800 volt yang terdiri atas mesin range extender 1,5 liter turbo empat silinder dan dua motor listrik. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga sistem hingga 610 kW dengan torsi maksimum 813 Nm.

Untuk menyimpan energi listrik, Freelander 8 menggunakan baterai CATL Freevoy berkapasitas 60,3 kWh. Berdasarkan standar China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC), baterai tersebut mendukung jarak tempuh hingga 310 kilometer dalam mode listrik.

baca juga: Hyundai IONIQ 3 Mulai Diproduksi Massal, Siap Meluncur September 2026

Chery-JLR juga mengklaim sistem pengisian dayanya mampu meningkatkan kapasitas baterai dari 20 persen menjadi 80 persen hanya dalam 12 menit. Kemampuan tersebut menjadi salah satu aspek penting bagi kendaraan elektrifikasi yang ditujukan untuk penggunaan jarak jauh.

Dimensi Besar dan Sasis Mendukung Kenyamanan

Freelander 8 memiliki panjang 5.118 mm, lebar 2.050 mm, dan tinggi 1.898 mm. SUV ini juga mempunyai jarak sumbu roda 3.040 mm yang mendukung ruang kabin untuk konfigurasi lima maupun enam penumpang.

Dari sisi sasis, Freelander 8 menggunakan suspensi udara ruang ganda dengan peredaman CCD. Kendaraan tersebut juga mendapatkan kunci diferensial mekanis pada bagian depan untuk menunjang kemampuan pengendalian.

Sistem kemudi roda belakang dengan sudut belok hingga 10 derajat turut menjadi bagian dari teknologi pengendalian Freelander 8. Fitur tersebut dapat membantu meningkatkan kelincahan kendaraan berukuran besar saat bermanuver.

Kabin Dilengkapi Teknologi Digital dan ADAS Huawei

Di dalam kabin, Freelander 8 menggunakan prosesor Snapdragon 8397 dari Qualcomm untuk mendukung sistem kokpit digital. Mobil ini juga memiliki layar tengah Mini LED berukuran 15,6 inci.

Penumpang di bagian belakang mendapatkan layar berukuran 17,3 inci yang ditempatkan di area langit-langit. Kombinasi perangkat tersebut memperkuat orientasi Freelander 8 sebagai SUV dengan fokus pada teknologi dan kenyamanan kabin.

Seluruh varian Freelander 8 juga dilengkapi sistem bantuan pengemudi Huawei Qiankun ADS 5. Kehadiran sistem tersebut menempatkan teknologi bantuan pengemudi sebagai salah satu fitur utama yang ditawarkan pada seluruh jajaran varian.

Produksi Dimulai dan Target Global Disiapkan

Chery-JLR telah memulai produksi Freelander 8 di fasilitas manufaktur perusahaan di Changshu, Jiangsu, China, pada 30 Juli 2026. Produksi tersebut menjadi tahap penting setelah perusahaan memperkenalkan Freelander sebagai merek independen.

Capaian lebih dari 10.000 pesanan dalam 48 jam memberikan indikasi awal terhadap penerimaan pasar di China. Namun, angka pesanan awal belum dapat langsung disamakan dengan penjualan aktual karena proses pemesanan dan pengiriman kendaraan berlangsung dalam tahapan berbeda.

Ke depan, Freelander menargetkan penjualan global tahunan mencapai 300.000 unit dalam tiga hingga lima tahun mendatang. Target tersebut menunjukkan ambisi Chery-JLR untuk mengembangkan Freelander menjadi merek kendaraan elektrifikasi dengan jangkauan pasar yang lebih luas.

Dengan teknologi EREV, kemampuan pengisian cepat, kabin berteknologi tinggi, serta sistem bantuan pengemudi Huawei, Freelander 8 menjadi salah satu model penting dalam strategi ekspansi merek tersebut. Perkembangan penjualan setelah fase pra-penjualan akan menjadi indikator berikutnya untuk mengukur kekuatan permintaan terhadap SUV ini.

baca juga: Hongqi andalkan SUV listrik E-HS9 untuk pasar Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *