Port FC Bidik Gelar Kedua Piala Presiden 2026 Jelang Kompetisi Asia
Port FC Jadikan Piala Presiden 2026 sebagai Ujian Persiapan Musim Baru
Port FC membawa ambisi besar untuk mempertahankan gelar juara Piala Presiden 2026. Klub asal Thailand itu tidak hanya membidik trofi, tetapi juga menjadikan turnamen pramusim tersebut sebagai ajang menguji kesiapan skuad sebelum menghadapi kompetisi domestik Thai League dan Liga Champions Asia (ACL).
Pelatih Port FC Sarawut Treephan menegaskan timnya ingin kembali membawa pulang gelar Piala Presiden ke Thailand. Namun, ia menyebut turnamen di Indonesia memiliki peran penting untuk mengevaluasi kekuatan tim sebelum memasuki musim kompetisi yang lebih berat.
“Kami ingin mempertahankan gelar dan membawa trofi kembali ke Thailand. Namun, ini juga menjadi kesempatan untuk menguji tim dan menyiapkan taktik menghadapi beberapa kompetisi musim ini,” ujar Sarawut dalam konferensi pers prapertandingan Piala Presiden 2026 di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu.
Port FC sebelumnya tampil sebagai juara bertahan dan kini berupaya mempertahankan status tersebut dengan membawa skuad yang mengalami sejumlah perubahan. Turnamen ini menjadi kesempatan bagi tim untuk membangun koordinasi antara pemain lama dan rekrutan anyar.
Sarawut Waspadai Permainan PSMS Medan
Pada pertandingan pertama Grup B Piala Presiden 2026, Port FC akan menghadapi PSMS Medan. Sarawut memastikan timnya tetap memberikan perhatian penuh kepada wakil Liga 2 Indonesia tersebut.
Menurutnya, Port FC telah mempelajari gaya bermain PSMS yang dikenal mengandalkan serangan balik cepat, umpan panjang, serta efektivitas dalam memanfaatkan situasi bola mati.
“Kami sudah mempelajari karakter permainan PSMS. Mereka memiliki kekuatan dalam transisi dan bola mati, sehingga kami harus tampil disiplin sepanjang pertandingan,” kata Sarawut.
Persiapan tersebut dilakukan agar Port FC mampu mengantisipasi berbagai skenario pertandingan. Sarawut menilai setiap laga di Piala Presiden tetap penting karena menjadi bagian dari proses pembentukan tim menghadapi kompetisi resmi.
Selain PSMS Medan, Port FC juga akan menghadapi Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta di Grup B. Persaingan tersebut menjadi tantangan tersendiri karena mempertemukan klub Thailand dengan beberapa tim besar dari Indonesia.
Bruno Moreira Tambah Kekuatan Lini Serang Port FC
Port FC juga mendapatkan tambahan tenaga melalui kedatangan pemain asal Brasil, Bruno Moreira. Mantan pemain Persebaya Surabaya itu dinilai memiliki kualitas yang dapat membantu meningkatkan daya serang klub Thailand tersebut.
Sarawut menyebut Bruno mempunyai kemampuan individu yang baik, terutama dalam menciptakan dan menyelesaikan peluang menjadi gol. Kehadiran pemain tersebut diharapkan membuat variasi serangan Port FC semakin berkembang.
“Kami harus memadukan pemain lama dan baru agar menjadi tim yang lebih kuat,” tutur Sarawut.
baca juga: Manchester United Diperingatkan untuk Tidak Angkut Eduardo Camavinga
Selain Bruno, sejumlah pemain baru juga harus segera beradaptasi dengan sistem permainan Port FC. Pelatih berharap proses integrasi berjalan cepat agar tim memiliki komposisi yang lebih seimbang sebelum memasuki musim kompetisi.
Asnawi Mangkualam Optimistis Port FC Raih Gelar Piala Presiden
Pemain Port FC asal Indonesia, Asnawi Mangkualam, menyatakan seluruh pemain siap menghadapi Piala Presiden 2026. Ia mengatakan tim telah menjalani persiapan panjang melalui pemusatan latihan di Bangkok selama lebih dari satu bulan.
Menurut Asnawi, persiapan tersebut membuat kondisi fisik pemain semakin baik menjelang pertandingan pertama. Ia optimistis Port FC mampu bersaing untuk kembali meraih gelar juara.
“Semua pemain sudah siap. Kondisi fisik juga sudah mulai siap, jadi saya rasa kami sangat siap untuk memenangkan pertandingan di turnamen ini,” ujar Asnawi.
Asnawi juga menilai keberadaan Bruno Moreira memberikan keuntungan bagi Port FC. Pengalaman Bruno bermain di Liga Indonesia dinilai dapat membantu tim memahami karakter permainan klub-klub peserta Piala Presiden.
Menurutnya, informasi mengenai gaya bermain tim Indonesia menjadi modal tambahan, terutama karena Port FC akan menghadapi Persebaya Surabaya yang juga berada di Grup B.
Port FC Soroti Fasilitas Selama Berada di Surabaya
Di luar persiapan pertandingan, Asnawi turut menyampaikan catatan mengenai perjalanan tim menuju Surabaya dan fasilitas yang diterima selama mengikuti turnamen.
Ia menilai perjalanan panjang serta kondisi pusat kebugaran hotel belum sepenuhnya sesuai dengan harapan. Menurutnya, fasilitas latihan menjadi faktor penting bagi klub profesional untuk menjaga kondisi pemain.
Meski demikian, Port FC tetap fokus menghadapi pertandingan dan berusaha menjaga konsentrasi untuk mencapai target utama, yakni mempertahankan gelar Piala Presiden.
Persaingan Piala Presiden 2026 Melibatkan Delapan Klub
Piala Presiden 2026 diikuti delapan klub yang terbagi dalam dua grup. Grup A berisi Persib Bandung, Arema FC, Tampines Rovers, dan DPMM FC.
Sementara itu, Grup B dihuni Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC. Grup ini diprediksi berlangsung ketat karena mempertemukan klub-klub besar Indonesia dengan wakil Thailand.
Pertandingan Grup A telah dimulai pada Sabtu (25/7) dengan laga DPMM FC melawan Tampines Rovers serta Persib Bandung menghadapi Arema FC.
Adapun Grup B akan berlangsung pada Minggu (26/7). PSMS Medan menghadapi Port FC pada pukul 15.30 WIB, sedangkan Persebaya Surabaya bertemu Persija Jakarta pada pukul 19.30 WIB.
Dengan target mempertahankan gelar dan persiapan menuju kompetisi Asia, Port FC menjadikan Piala Presiden 2026 sebagai panggung penting untuk mengukur kekuatan skuad. Performa mereka di turnamen ini akan menjadi gambaran kesiapan menghadapi tantangan musim baru.
baca juga: Persebaya siapkan rotasi pemain hadapi Persija di Piala Presiden 2026




Leave a Reply