Kesehatan

TNI Gelar Posko Kesehatan di Bayah untuk Misi Kemanusiaan

marketingcollections.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Angkatan Pertahanan Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar layanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar lokasi latihan gabungan Bhakti Kanyini Ausindo 2025 (BKA25) di Bayah, Banten. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kemanusiaan lintas negara yang berlangsung paralel dengan latihan militer bertema kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.

Program kemanusiaan ini melibatkan unsur medis TNI, Yayasan Buddha Tzu Chi, serta Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI).

Semangat Bhakti Kanyini: Pengabdian Tulus bagi Masyarakat

“Jadi kami bahu-membahu untuk saling bekerja sama antara TNI, ADF, instansi pemerintah, serta organisasi sipil seperti Buddha Tzu Chi dan HIPGABI,” ujar Tyas saat ditemui di Bayah, Kamis (30/10/2025).

Menurutnya, layanan kesehatan ini mencakup poli umum, poli gigi, hingga pembagian kacamata gratis, dengan target 200–300 pasien setiap hari. Layanan ini terutama menyasar warga lanjut usia yang mengeluhkan nyeri sendi, tekanan darah tinggi, dan gangguan pencernaan.

Kolaborasi Kemanusiaan Lintas Lembaga

“Yayasan Buddha Tzu Chi sudah sejak tsunami Aceh berkomitmen turun dalam misi kemanusiaan. Kali ini kami bersama TNI menjalankan misi serupa dengan menyiapkan dokter gigi, dokter umum, perawat, dan apoteker,” ujar Ruth.

Ia menambahkan bahwa seluruh tenaga medis berasal dari berbagai unsur, termasuk Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dan personel medis TNI, dengan sistem kerja kolaboratif.

“Kami tidak pernah berdiri sendiri. Semua dilakukan dengan koordinasi lintas lembaga agar masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan cepat dan layak,” tegas Ruth.

Sinergi Diplomasi Pertahanan dan Kemanusiaan

Latihan Bhakti Kanyini Ausindo 2025 merupakan bagian dari kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Australia yang berfokus pada kesiapsiagaan bencana dan misi kemanusiaan. Program ini menunjukkan bahwa kerja sama militer dapat berjalan berdampingan dengan diplomasi kemanusiaan, menciptakan manfaat langsung bagi masyarakat lokal.

Kolaborasi ini juga menjadi wujud pendekatan pertahanan non-tradisional yang menekankan solidaritas, empati, dan tanggung jawab sosial lintas negara.

Baca Juga : “Purbaya Ngaku Tak Bisa Lagi Ceplas-Ceplos: Nanti Dimarahin

Dampak Nyata bagi Masyarakat dan Hubungan Bilateral

Kegiatan kemanusiaan di Bayah tidak hanya memberikan manfaat kesehatan langsung bagi warga, tetapi juga mempererat hubungan antara personel TNI, ADF, dan masyarakat. Kehadiran posko kesehatan ini menumbuhkan rasa percaya masyarakat terhadap militer sebagai pelindung dan pelayan rakyat, bukan sekadar kekuatan pertahanan.

Program seperti ini diharapkan menjadi model kolaborasi kemanusiaan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun regional.

Penutup: Bukti Nyata Sinergi Militer untuk Kemanusiaan

Kegiatan ini menjadi cerminan visi baru pertahanan modern—di mana diplomasi, solidaritas, dan pengabdian sosial berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas militer. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut sebagai fondasi hubungan bilateral Indonesia-Australia di kawasan Indo-Pasifik yang semakin dinamis dan saling bergantung.

Baca Juga : “Diskon Listrik 50 Persen PLN, Cara Dapat hingga Jadwalnya di Oktober 2025

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *