Anggota DPD RI Pastikan Stok Beras di Belitung Masih Aman

Anggota DPD RI Pastikan Stok Beras di Belitung Masih Aman

marketingcollections -Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Darmansyah Husein, memastikan stok beras untuk masyarakat di Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, masih aman. Ketersediaan ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan selama beberapa bulan ke depan. Pernyataan itu disampaikan Darmansyah di Tanjungpandan, Sabtu, usai meninjau langsung gudang Perum Bulog Cabang Belitung.

“Belitung secara geografis adalah kepulauan, namun masyarakat tidak perlu panik. Stok beras dan kebutuhan pangan lainnya di gudang Bulog masih aman,” jelas dia. Tinjauan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan untuk memastikan distribusi pangan di daerah terpencil berjalan lancar.

Lebih lanjut, Darmansyah menyebutkan situasi geopolitik di Timur Tengah tidak mengganggu ketahanan pangan nasional. Pemerintah Indonesia dinilai berhasil melakukan mitigasi dengan dua strategi utama. Pertama, peningkatan produksi dalam negeri melalui optimalisasi lahan dan bantuan benih unggul. Kedua, melakukan diversifikasi pangan untuk mengurangi ketergantungan pada komoditas impor yang rantai pasoknya rentan terganggu konflik global.

Pengecekan stok di Belitung bertepatan dengan penguatan sistem logistik Bulog secara nasional. Data terkini menunjukkan cadangan beras yang dikelola pemerintah pusat mencapai lebih dari 5 juta ton . Angka ini merupakan stok tertinggi dalam satu dekade terakhir, memberikan bantalan yang kuat terhadap gejolak harga pangan dunia. Kondisi serupa juga tercermin dari serapan hasil panen di berbagai daerah yang mencapai 76 persen dari target tahunan 

Baca juga:Indonesia Serukan Solidaritas ASEAN dalam Pertemuan Menteri Ekonomi

Stok 877 Ton Beras Medium dan 142.000 Liter Minyak Goreng, Cukup untuk Berbulan-bulan

Darmansyah Husein mengapresiasi langkah Bulog yang sedang menyalurkan program bantuan pangan. Program ini dinilai sangat membantu masyarakat di daerah kepulauan seperti Belitung. “Saya mengapresiasi langkah Bulog yang sedang menyalurkan program bantuan pangan yang dinilai sangat membantu masyarakat di daerah,” katanya.

Ia juga menyarankan Pemerintah Kabupaten Belitung untuk terus memacu produksi beras lokal. Langkah ini penting untuk mempertahankan swasembada pangan yang telah dicapai Indonesia. Dengan produksi lokal yang kuat, ketergantungan pada pasokan dari luar daerah bisa dikurangi, terutama saat cuaca ekstrem atau gangguan distribusi laut.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Cabang Belitung, Syahrianza Rahman, memaparkan data stok terkini. Di gudang mereka, beras medium tersedia sebanyak 877 ton. Beras premium tersedia 22 ton. Untuk minyak goreng, stok mencapai 142.000 liter. Angka-angka ini menunjukkan persediaan yang sangat cukup.

Syahrianza memastikan stok beras dan kebutuhan pokok lainnya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk beberapa bulan ke depan. “Masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya. Logistik Bulog Belitung didistribusikan secara rutin menggunakan kapal laut yang terintegrasi dengan jadwal pelayaran rute Tanjungpandan – Jakarta. Selain itu, Bulog juga mengaktifkan posko ketahanan pangan di 10 kecamatan untuk memonitor harga dan ketersediaan di tingkat pasar tradisional. 

Bulog Jamin Bantuan Pangan Bergulir, Masyarakat Belitung Diimbau Tak Panic Buying

“Kami pastikan stok beras dan minyak goreng aman. Saat ini program bantuan pangan juga sedang bergulir kepada masyarakat,” ujar Kepala Cabang Perum Bulog Belitung, Syahrianza Rahman. Pernyataan ini menegaskan kondisi riil di lapangan bahwa tidak ada kelangkaan pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Program bantuan pangan yang dimaksud adalah penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap keluarga mendapat alokasi 10 kilogram beras per bulan. Program ini telah berjalan sesuai jadwal dan menyasar ribuan rumah tangga di seluruh kecamatan, termasuk daerah terpencil seperti Membalong dan Selat Nasik.

Dengan stok yang aman dan distribusi terkendali, Syahrianza berharap masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying). Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa panic buying sering dipicu oleh isu kelangkaan yang tidak terbukti. Akibatnya, harga di tingkat pengecer melonjak sementara pasokan di gudang melimpah.

Pemerintah Kabupaten Belitung juga akan menggelar operasi pasar murah secara rutin setiap pekan. Operasi ini bekerja sama dengan Bulog dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Tujuannya adalah untuk menjangkau warga yang tidak masuk dalam data KPM namun tetap membutuhkan akses pangan dengan harga terjangkau. Dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Darmansyah Husein optimis wilayah kepulauan seperti Belitung tidak akan rentan terhadap guncangan pangan global. 

Baca juga:IHSG Menguat ke Level 7.182,96 pada Jumat Pagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *